Monday, April 18, 2011

Asas yang perlu kita pahami

Sekarang ini,kita bincangkan tentang asal DSLR yang kita perlu mengetahui ketika kita menggunakan manual mod.Sekiranya kita tak tahu 3 perkara ini,makna kata,kita tak akan mempu menangkap gambar yang cantik.Oleh itu,ini cara yang mudah untuk memberi hempa memahami 3 perkara di bawa ini.


APERTURE

Aperture adalah bukaan lensa kamera dimana cahaya masuk. Bila bukaan besar, akan banyak cahaya yang masuk dibandingkan dengan bukaan kecil. Selain merupakan salah satu cara mengendalikan cahaya yang masuk, bukaan di gunakan juga untuk mengendalikan kedalaman ruang (depth of field / dof).

Dalam prakteknya, jika hempa berada di lingkungan dimana cahaya sangat terang, maka kita boleh menutup bukaan sehingga lebih sedikit cahaya masuk ke dalam. Jika dikawasan gelap, maka kita boleh membuka bukaan lensa sehingga maksimum yang mungkin.
Bukaan juga boleh digunakan untuk mengendalikan kedalaman ruang. Bukaan besar membuat kedalaman ruang menjadi kecil, akibatnya latar belakang subjek menjadi kabur. Bukaan kecil membuat kedalaman bidang menjadi besar, akibatnya semua bidang dalam gambar menjadi tajam atau berada dalam fokus.

Hal yang unik dan sering memeningkan kepala kita adalah mod dalam setting bukaan adalah terbalik dengan besarnya bukaan. Misalnya angka kecil berarti bukaan besar, sedangkan angka besar berarti bukaan kecil. Contoh: f/1, f/1.4, f/2, f/4. f/5.6, f/8, f/16, f/22 dan seterusnya
Setiap lensa memiliki bukaan maksimum dan minimum. Angka yang tertera dalam lensa seperti f/3.5-5.6 berarti makimum bukaan bervariasi antara f/3.5 sampai f/ 5.6.

SHUTTER SPEED

Kecepatan rana (shutter speed) adalah berdasarkan kamera membuka sensor untuk menyerap cahaya.Shutter speed adalah dalam detik atau pecahan detik. Biasanya berawal dari 1/4000 detik sampai 30 detik. Variasi shutter speed ini diatur dari badan kamera bukan dari lensa.

Selain mempengaruhi kuanliti cahaya yang masuk, shutter speed mempengaruhi gambar dalam dua hal:

  1. Kecepatan rana yang cepat membekukan (freeze) objek yang bergerak.
  2. Kecepatan rana yang lambat menangkap gerakan (motion) objek secara berkesinambungan.

kita menggunakan kecepatan rana yang tinggi untuk membekukan gerakan subjek yang bergerak, seperti pada gambar liputan olahraga. Sebaliknya, kita menggunakan kecepatan rana yang rendah untuk merendahkan effect pergerakan, seperti dalam merakam pergerakan air terjun.






ISO

ISO adalah ukuran sensitivitas sensor terhadap cahaya. Ukuran dimulai dari angka 50, 80 atau 100 dan akan berlipat ganda sampai 3200 atau lebih besar lagi. ISO dengan ukuran angka kecil berarti sensivitas terhadap cahaya rendah, ISO dengan angka besar berarti sebaliknya.

ISO dengan angka besar atau disebut juga ISO tinggi akan menurunkan kualitas gambar kerana munculnya bintik-bintik yang dinamakan “noise”. Gambar akan terlihat berbintik-bintik seperti pasir dan detail yang halus akan hilang. Tapi untuk kawasan yang kurang cahaya seperti sedikit cahaya dalam ruangan, ISO tinggi seringkali diperlukan.

Di era kamera analog, ISO dikenali sebagai ASA. Di zaman analog, ASA tergantung dari film yang kita pasang di dalam kamera. Namun di zaman sekarang, ISO boleh diubah sewaktu kita menghendakinya melalui kamera.

4 comments:

  1. Good sharing for those yang bak blja tentg Kamera DSLR...i dah follow..klau free follow balik k..:)

    http://kitasemuaguru.blogspot.com/

    ReplyDelete
  2. thank bab sudi follow k,
    insyaAllah,sy akan follow balik

    ReplyDelete
  3. good info, saya pon blaja lagi.. ^^

    ReplyDelete
  4. thank,kalau da info baru,jom r kita b'kongsi k

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...