Powered By Blogger

Wednesday, April 20, 2011

Tips persiapan sebelum tangkap gambar keluarga

Tips umum:

  • Pakaian yang memiliki satu warna saja biasanya paling neutral dan bagus untuk gambar keluarga. Hindari pakaian yang memiliki banyak gambar, tulisan, logo dan corak.
  • Dalam gambar keluarga, sebaiknya jenis dan warna pakaian sama diantara anggota keluarga sehingga nampak melalui gambar itu bahawa keluarga itu adalah keluarga yang bersatu.
  • Hindari memotong rambut sesaat sebelum menangkap gambar. Sebaiknya menggunting atau mengganti gaya rambut beberapa hari sebelum menangkap gambar supaya tidak nampak janggal.
  • Hindari memakai perhiasaan yang berlebihan dan berkilat-kilat kerana akan menarik perhatian orang untuk melihat orang yang memakai perhiasaan daripada orang lain.

Tips untuk wanita

  • Hindari make-up yang berwarna gelap terutama di sekitar mata dan pipi
  • Pakailah pakaian dan aksesoris yang berwarna cerah tapi tidak terlalu seksi atau menonjol.
  • Hindari memakai lipstik yang glossy kerana akan memantulkan cahaya sehingga dibahagian bibir akan kelihatan berbintik putih.
  • Tak payah terlalu risau sebab muka mempunyai jerawat atu bintik-bintik di muka kerana boleh dibersihkan dengan mudah selepas mengambil gambar.
  • Membuat pilihan baju yang betul dan bersesuai. Pakaian yang terlalu ketat atau terlalu longgar boleh membuat hempa terlihat lebih gemuk. Baju/blus yang tidak memiliki lengan boleh membuat lengan kelihatan lebih besar. Warna pakaian dalam juga sebaiknya yang sesuai dengan warna baju. Bila warnanya terang, maka sebaiknya pakaian dalam berwarna kulit yang dipakai. Sedangkan bila baju berwarna gelap atau hitam, sebaiknya memakai pakaian dalam berwarna gelap atau hitam juga.

Tips untuk lelaki

  • Pakaian perlulah bersesuai dengan keadaan dan kemas
  • Bercukur sampai bersih sebelum tangkap gambar kerana memang sukar untuk diperbaiki setelah gambar diambil.

Tuesday, April 19, 2011

2 faktor utama gambar menjadi blur

Biasanya, kesalahan photographer adalah salah membuat perhitungkan shutter speed (kecepatan rana) sehingga gambar menjadi blur.

Ada dua faktor utama yang membuat foto menjadi blur




Perkara pertama adalah setting kecepatan rana hempa terlalu lambat dibandingkan dengan rentang lensa (focal length) lensa hempa. Gambar hempa akan menjadi blur sekiranya tangan hempa bergetar, rumusnya adalah 1 / rentang fokal lensa. Contoh, bila hempa mengambil foto dalam rentang fokal 100mm, maka hempa memerlukan kecepatan rana 1/100.

Rumus ini berlaku bila hempa menggunakan kamera full frame sensor. Untuk kamera DSLR yang ada di pasaran, sebahagian besar menggunakan sensor yang lebih kecil. Sensor ini bervariasi antara kamera yang satu dengan yang lain. Tetapi pada umumnya Canon mengunakan 1.6X, Nikon, Sony, Pentax menggunakan 1.5X dan Olympus menggunakan 2X. Dengan adanya variasi tersebut, maka perhitungannya menjadi lebih sukar.

Mengapa semakin besar rentang fukosnya, hempa harus menggunakan kecepatan rana yang lebih cepat? Hal ini kerana semakin besar rentang fukos, maka semakin sensitif sensor menangkap getaran yang berlaku.

Faktor kedua adalah objek yang hempa ingin tangkap bergerak dengan lajunya, sehingga kecepatan rana pun harus mengikuti cepatnya gerak objek tersebut. Contohnya, untuk membekukan gerakan pemain bola sepak , orang berlari, minimum hempa memerlukan 1/500. Untuk menangkap gambar penari dan penyanyi, biasanya 1/200 sudah mencukupi dan untuk menangkap gambar manusia yang tidak bergerak 1/60 biasanya cukup baik.

Joe Decker dari blog foto Photocrati mengenalkan faktor baru iaitu ukuran piksel sensor mempengaruhi blur. Katanya, kamera yang berukuran sensor sama, tapi resolusi gambar tinggi, memerlukan kecepatan rana yang lebih cepat kerana ukuran piksel yang kecil lebih sensitif dalam mendeteksi getaran.

Cara mencegah

Ada juga teknologi dalam kamera maupun lensa yang ditujukan untuk mencegah blur. Jenis teknologi ini terbahagi kepada dua kategori. Yang pertama dibuat melalui kamera, lagi satu adalah lensa. Namanya pun bervariasi. Antara lain iaitu Image Stabilization (IS) atau Vibration Reduction (VR), Steady Shot (SS), Shake Reduction (SR) Mega OIS, Optical Stabilization (OS) and Vibration Compensation (VC). Semuanya berfungsi sama hanya istilahnya berbeza. Teknologi ini boleh membantu hempa tapi tidak boleh membantu secara totalnya. Contohnya yang tadin hempa harus menggunakan 1/200, tapi dengan bantuan teknologi ini, hempa boleh menggunakan 1/100 atau 1/60. Teknologi ini juga tidak boleh mencegah blur pada saat hempa mengambil gambar orang atau benda yang bergerak cepat.

Hal lain yang boleh digunakan untuk mencegah blur antara lain ailah teknik memegang kamera atau teknik pernafasan. Dengan menahan nafas saat mengambil gambar, dan memposisikan tubuh dengan rapat atau menyandar di dinding, ia dapat membantu mengurangkan getaran yang menghasilkan blur.

Monday, April 18, 2011

Asas yang perlu kita pahami

Sekarang ini,kita bincangkan tentang asal DSLR yang kita perlu mengetahui ketika kita menggunakan manual mod.Sekiranya kita tak tahu 3 perkara ini,makna kata,kita tak akan mempu menangkap gambar yang cantik.Oleh itu,ini cara yang mudah untuk memberi hempa memahami 3 perkara di bawa ini.


APERTURE

Aperture adalah bukaan lensa kamera dimana cahaya masuk. Bila bukaan besar, akan banyak cahaya yang masuk dibandingkan dengan bukaan kecil. Selain merupakan salah satu cara mengendalikan cahaya yang masuk, bukaan di gunakan juga untuk mengendalikan kedalaman ruang (depth of field / dof).

Dalam prakteknya, jika hempa berada di lingkungan dimana cahaya sangat terang, maka kita boleh menutup bukaan sehingga lebih sedikit cahaya masuk ke dalam. Jika dikawasan gelap, maka kita boleh membuka bukaan lensa sehingga maksimum yang mungkin.
Bukaan juga boleh digunakan untuk mengendalikan kedalaman ruang. Bukaan besar membuat kedalaman ruang menjadi kecil, akibatnya latar belakang subjek menjadi kabur. Bukaan kecil membuat kedalaman bidang menjadi besar, akibatnya semua bidang dalam gambar menjadi tajam atau berada dalam fokus.

Hal yang unik dan sering memeningkan kepala kita adalah mod dalam setting bukaan adalah terbalik dengan besarnya bukaan. Misalnya angka kecil berarti bukaan besar, sedangkan angka besar berarti bukaan kecil. Contoh: f/1, f/1.4, f/2, f/4. f/5.6, f/8, f/16, f/22 dan seterusnya
Setiap lensa memiliki bukaan maksimum dan minimum. Angka yang tertera dalam lensa seperti f/3.5-5.6 berarti makimum bukaan bervariasi antara f/3.5 sampai f/ 5.6.

SHUTTER SPEED

Kecepatan rana (shutter speed) adalah berdasarkan kamera membuka sensor untuk menyerap cahaya.Shutter speed adalah dalam detik atau pecahan detik. Biasanya berawal dari 1/4000 detik sampai 30 detik. Variasi shutter speed ini diatur dari badan kamera bukan dari lensa.

Selain mempengaruhi kuanliti cahaya yang masuk, shutter speed mempengaruhi gambar dalam dua hal:

  1. Kecepatan rana yang cepat membekukan (freeze) objek yang bergerak.
  2. Kecepatan rana yang lambat menangkap gerakan (motion) objek secara berkesinambungan.

kita menggunakan kecepatan rana yang tinggi untuk membekukan gerakan subjek yang bergerak, seperti pada gambar liputan olahraga. Sebaliknya, kita menggunakan kecepatan rana yang rendah untuk merendahkan effect pergerakan, seperti dalam merakam pergerakan air terjun.






ISO

ISO adalah ukuran sensitivitas sensor terhadap cahaya. Ukuran dimulai dari angka 50, 80 atau 100 dan akan berlipat ganda sampai 3200 atau lebih besar lagi. ISO dengan ukuran angka kecil berarti sensivitas terhadap cahaya rendah, ISO dengan angka besar berarti sebaliknya.

ISO dengan angka besar atau disebut juga ISO tinggi akan menurunkan kualitas gambar kerana munculnya bintik-bintik yang dinamakan “noise”. Gambar akan terlihat berbintik-bintik seperti pasir dan detail yang halus akan hilang. Tapi untuk kawasan yang kurang cahaya seperti sedikit cahaya dalam ruangan, ISO tinggi seringkali diperlukan.

Di era kamera analog, ISO dikenali sebagai ASA. Di zaman analog, ASA tergantung dari film yang kita pasang di dalam kamera. Namun di zaman sekarang, ISO boleh diubah sewaktu kita menghendakinya melalui kamera.

Saturday, April 16, 2011

Segalanya tentang lens telefoto


Biasanya, orang menggunakan lensa telefoto untuk memperbesarkan objek yang berada jauh dari kita, tapi sebenarnya masih banyak fungsi lensa telefoto yang kita tak tahu.

Pertama kali, mari kita definisikan apa yang dimaksudkan dengan lensa telefoto. Menurutaku sebuah lensa dianggap sebagai lensa telefoto bila memiliki jarak fokus 60mm . Lebarnya adalah 60mm.

Ada dua tip lensa telefoto: satu adalah lensa telefoto yang tidak boleh zoom, seperti Canon EF 85mm f/1.8. Yang kedua adalah lensa zoom, seperti Canon 70-200mm f/4 L. Lensa yang boleh zoom lebih multi fungsi, tapi yang tidak boleh zoom biasanya boleh membuka semaksimam yang mungkin lebarnya. Ada juga lensa sapu jagad, yang memiliki rentang fokal dari lebar sampai telefoto. Contohnya lensa 18-200mm.


Memperbesar subjek foto

Kemampuan yang paling menonjol dari lensa telefoto adalah membesarkan subjek di kejauhan. Kemampuan ini membuat lensa telefoto menjadi sering digunakan untuk fotografi olahraga, pemandangan atau subjek lain dimana hempa tidak boleh mendekatinyai. Oleh itu,aku tak payah mendekati objek yang aku nak tangkap itu dan aku boleh mengambil gambar dari kejauhan tanpa diketahui oleh orang yang diambil gambarnya.


Makro atau close-up

Meskipun kita boleh memperbesar subjek gambar dari jarak jauh, tapi sebahagian besar lensa telefoto tidak sesuai untuk memperbesar subjek dari jarak dekat (makro fotografi). Hal ini disebabkan kerana banyak lensa telefoto tidak boleh fokus dekat dengan subjek foto.

Kedalaman fokus yang tipis

Semakin jauh rentang fokus yang digunakan, kawasan yang tidak fokus di gambar (latar belakang misalnya) menjadi semakin tak jelas. Hal ini kerana, lensa telefoto banyak digunakan untuk gambar potret.

Efek Komposisi

Kemampuan lain dari lensa telefoto adalah lensa telefoto membuat gambar menjadi komposisi. Latar belakang dan subjek fgambar sepertinya kelihatant dekat, gambar kelihatan menjadi dua dimensi. Maka dari itu, banyak photogarpher memilih lensa lebar untuk gambar pemandangan kerana lens lebar membuat gambar menjadi tiga dimensi.

Walaupun demikian, kadang-kadang lensa telefoto lebih baik daripada lensa lebar untuk foto pemandangan. Misalnya, lensa telefoto dapat membuat bulan atau matahari lebih besar dari pandangan mata , sehingga membuat pemandangan menjadi lebih dramatis. Lensa telefoto juga boleh membuat latar belakang seperti gunung- ganang menjadi lebih dekat dan lebih besar daripada asalnya.

Lensa telefoto cocok untuk mengambil foto kegiatan olahraga. Penonton terlihat seperti cukup dekat, kenyataannya cukup jauh. Hal ini karena efek kompresi


Potret

Seperti yang aku pernah bagitahu sebelum nini, lensa telefoto cukup popular bagi gambar potret, terutama gambar close-up atau kepala dan bahu. Lensa telefoto boleh membuat seseorang menjadi lebih menarik, kerana lensa ini boleh mengeliminasi tentang wajah seseorang. Dan kerana kedalaman fokus yang tipis, potret wanita kelihatan menarik kerana efek lembut yang ditimbulkan.Kebanyakan photographer pro yang menggunakan lensa telefoto yang sangat panjang seperti lensa 200mm atau lebih panjang lagi.

Gambar berkumpulan

Banyak orang percaya bahawa untuk mengambil gambar berkumpul, terutama yang memuatkan banyak orang, memerlukan lensa lebar. Bagi saya, menggunakan lensa telefoto untukgambar berkumpulan lebih baik.

Ketika kita mengambil gambar berkumpulan yang berukuran besar dan bertingkat-tingkat, lensa telefoto menjadi lebih berguna kerana wajah orang di belakang akan terlihat kurang lebih sama besar daripada orang di depan. Bila hempa menggunakan lensa lebar, maka foto orang yang baris belakang, akan terlihat jauh lebih kecil daripada orang dibaris paling depan, kecuali bila kita mengambil gambar dari arah atas atau tinggi.


Kesimpulanya:-

Kita hendak membuat apa-apa perkara,kita perlulah mempunyai bahan yang mencukupi & bahan tersebut berguna dengan apa yang kita hendak buat,Oleh itu,aku harap,hempa dapat menggunakan pakai tip yang aku bagi ini,sekiranya mempunyai sebarang kesalahan,aku minta maaf.Aku pun budak baru belajar,perlu banyak lagi ilmu didada untuk melawan photographer pro yang sudah bertapak lama di dunia photography ini

Wednesday, April 13, 2011

5 cara mudah menguasai DSLR


Dimana-mana blog pun akan memberitahu bahawa buku manual adalah perkara yang pertama,kita memang tak boleh lari dengan buku manual ini.Kepada budak-budak baru,aku harap hempa boleh ikut cara-cara yang aku bagi ini,insyaAllah,hempa boleh jadi pro.

1. Buku Manual

Aku yakin, mesti ramai tidak membaca buku manual ini setelah membeli DSLR. Aku pun dulu begitu, dapat je DSLR, buku manual langsung tidak disentuh, tetapi sebenarnya dalam buku Manual banyak info – info yang penting mengenai DSLR yang boleh kita dapat dalam buku manual tersebut.

2. Majalah Fotografi.

Pernah baca entry mengenai majalah Digital kamera dalam blog ini? Majalah inilah diantara sumber rujukan aku dalam fotografi. Aku nasihatkan, kerap buat rujukan dalam majalah – majalah fotografi yang ada dipasaran. Banyak info – info berguna yang anda boleh dapat dalam majalah fotografi. Bukan saja pasal DSLR, teknik mengambil gambar, idea dan teknik fotografik anda boleh kuasai kalau kerap membaca dan menjadikan majalah fotografi sebagai sumber rujukan.

3. Join community / group / bergaul dengan photographer expert

Pecayalah, cara ini adalah cara yang paling cepat, murah dan mudah untuk mendapatkan segala ilmu dan teknik mengenai fotografi. Jangan malu atau segan untuk keluar bersama – sama dengan photographer – photographer lain. Dan yang paling penting jangan malu untuk bertanya kepada mereka mengenai fotografi. Insyallah mereka akan membantu dan anda pun akan mendapat ilmu secara tidak langsung.Contoh forum group

http://www.photomalaysia.com/

4. Internet

Dunia dihujung jari. Taip dan klik saja anda sudah dapat segala info mengenai fotografi. Bosan untuk membaca penerangan secara panjang lebar, Youtube adalah jawapannya. Ada beribu tutorial video mengenai fotografi yang boleh anda search kat Youtube dan berjuta info mengenai fotografi yang anda boleh dapat apabila search di internet. Even di Facebook pun anda boleh mendapat info mengenai fotografi.

5. Latihan

Yang ini paling penting, jika ilmu sudah diperolehi, lakukan latih tubi. Buat beberapa shoot dan cuba dapatkan komen dari orang ramai terutamanya dari mereka yang pakar tentang fotografi. Jangan risau atau malu untuk dikritik kerana kritikan sebenarnya membawa kepada kesempurnaan. Dalam fotografi, latihan dan “try and error” sangat penting dalam meningkatkan mutu gambar yang diambil.

Cara diatas bukanlah cara yang cepat untuk mempelajari DSLR (unless anda seorang yang cepat belajar). Jika ingin menguasai DSLR secara cepat, anda perlulah menghadiri kelas – kelas fotografi yang dianjurkan. Cuma perlukan “sedikit” duit untuk dilaburkan.


Tuesday, April 12, 2011

NIKON vs CANON

Apakah perbezaan diantara kedua-dua jenama ini ,Jenama yang mana lagi terbaik?
Kawan-kawan sering kali terjah soalan ini kepada aku.
Sebenarnya,aku pun sedang memcari tentang perbezaan & kelebihan diantara kedua jenama atau produk ini.Puas juga aku korek masalah ini,tapi masih belum jumpa jawapannya...
Pening jugalah,dekat mana lagi aku hendak mencari pun tak tahu.

Sekarang ini,aku bagitau mengikut pendapat aku ja k.Kalau nak lagi bagus,jom kita sama-sama bincangkan perkara ini,mana nak tahu kot-kot dapat jawapannya.

Warna Gambar

  • Ok lah,bagi aku,kedua-dua jenama atau produk ini mempunyai kelebihan dan kekuatan yang tersendiri.Kelebihan yang terdapat pada DSLR NIKON adalah,Nikon mempunyai kekuatan pada warna gambar yang kita tangkap.Warna gambarnya sangat terbaik dan ramai photographer menggunakan Nikon di studio ataupun outdoor untuk menangkap gambar model,pemandangan dan lain-lain lagi.

  • Manakala bagi Canon pula,warna gambar yang dihasilkan agak terang,aku tak berapa suka sangat hasil warna yang dikeluarkan dari DSLR Canon ini,warna yang terang tidak semestinya cantik.Tak berapa ramai photographer menggunakan Canon ketika di dalam studio atau outdoor untuk menangkap gambar model,pemandangan dan lain-lain lagi.
Kepantasan menangkap
  • Kepantasan menangkap gambar ini menang pada Canon,canon sangat pantas menangkap gambar,oleh itu,Canon ini sangat sesuai menangkap gambar pergerakkan seperti menangkap gambar orang bersukan ataupun wedding ketika perarakan pengantin dan lain-lain lagi pergerakkan.Sebab itu kita dapat melihat ramai photographer wartawan sukan di stadium-stadium menggunakan Canon untuk menangkap gambar berbanding Nikon.

  • Manakala bagi Nikon pula,Nikon memerlukan masa untuk fokus sesuai objek sebelum kita menangkap gambar.Oleh sebab ia perlu mengambil masa untuk fokus,ia tidak sesuai untuk digunakan ketika ingin menangkap gambar pergerakan.Oleh itu,kita tengak tak ramai wartawan menggunakan Nikon ketika di dalam stadium,kalau ada punya,mereka akan membawa back up camera Canon atau mereka mempunyai kawan yang menggunakan Canon.Tak dilupakan juga,syarikat wartawan atau penyiaran akan menyediakan DSLR Canon kepada wartawan.
Sampai disini sahaja pendapat aku tentang perbezaan kedua-dua jenama ini.
Semua yang di atas hanya pendapat saja tentang kedua-dua jenama ini,sekiranya ada terkurang dan lain-lain lagi,aku nak minta maaf.


Monday, April 11, 2011

Lensa Makro



Lensa makro / mikro berbeza dengan lensa-lensa lain kerana lensa makro dapat fokus relatif dekat dengan objek . Lensa makro biasa memiliki perbesaran 1:1, maknanya ukuran subjek sama dengan ukuran sensor kamera atau film.


Contohnya adalah:

  • Lensa yang berukuran 50-70mmm biasanya untuk menangkap gambar produk atau benda kecil di dalam studio)
  • Lensa yang berukuran 100mm (Biasanya untuk outdoor, seperti gambar serangga, bunga)
  • Lensa yang berukuran 150-200mm (Biasanya untuk outdoor, untuk serangga atau binatang kecil yang sukar untuk kita hendak mendekati).

Ada pula lensa makro yang memiliki label zoom, seperti Tamron 70-300mm. Ia memiliki label makro, lensa ini tidak memiliki perbesaran 1:1, tapi biasanya 1:3.5. kualiti gambarnya biasajuga kurang dibandingkan lensa makro diatas.


Lensa makro biasanya lensa yang direka khas untuk menghasilkangambar yang tajam, dengan background blur yang lembut. Lensa makro juga cukup popular sebagai lensa potret, tapi kebanyakan photographer suka mengeluh hasilnya terlalu tajam. Banyak lensa makro yang memiliki auto fokus yang kurang cepat, terutama disaat gambar dalam jarak yang dekat. Maka dari itu, banyak photographer sering menggunakan manual fokus untuk mendapatkan hasil yang maksimam.

Lensa makro murni biasanya mahal-mahal. Tapi ada beberapa alternatif untuk mengubah lensa menjadi lensa makro yang lebih baik.

canon-close-up

Close-up filter
Close-up filter adalah lensa filter yang dipasang di depan lensa. Fungsinya kurang lebih mengurangi jarak minimal fokus sehingga objek menjadi lebih besar apabila kita menangkap gambar. Kualiti close-up filter sangat bagus. Kelebihan filter ini adalah auto focus dan fungsi-fungsi kamera masih beroperasi seperti biasanya.

kenko-extension-tube

Extension Tube
Extension tube adalah tabung kosong yang dipasang diantara kamera dan lensa. Dengan adanya tabung ini, kita boleh fokus lebih dekat ke objek .

reversing-ring

Reversing Ring
Dengan menggunakan cincin ini, kita boleh menjadikan lensa non-makro menjadi seperti lensa makro. Metode ini cukup diminati oleh photographer kerana harganya yang murah. Kualiti gambar yang menarik & bagus. Manakala lensa 50mm akan memberikan hasil lebih baik daripada lensa 18-55mm.

Jom kita tengak gambar hasil menggunakan macro lens :-

Ni salah satu gambar menggunakan macro Lens

Gambar yang sangat tajam

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...